Setapak Langkah – 20 Juli 2026 | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, menyatakan optimisme tinggi bahwa Indonesia dapat kembali memperoleh status official broadcaster untuk acara-acara internasional mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Senin (17/7/2026).
Meutya menegaskan bahwa kemampuan teknis serta jaringan penyiaran Indonesia telah mengalami peningkatan signifikan sejak terakhir kali negara ini menjadi official broadcaster. “Kami telah melakukan investasi besar dalam infrastruktur digital, memperluas kapasitas satelit, serta meningkatkan kualitas produksi konten. Semua itu menjadi modal utama kami untuk bersaing dalam tender hak siar internasional,” ujar Menkomdigi.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah pusat, termasuk alokasi anggaran khusus bagi sektor penyiaran, menjadi faktor kunci dalam upaya merebut kembali kepercayaan lembaga-lembaga internasional. “Tidak hanya soal teknologi, tapi juga kebijakan yang mendukung industri kreatif dan media lokal,” kata Meutya.
Beberapa langkah strategis yang direncanakan antara lain:
- Peningkatan kapasitas jaringan satelit Indonesia untuk memastikan transmisi yang stabil dan beresolusi tinggi.
- Pembentukan tim khusus yang berkompeten dalam proses tender hak siar internasional.
- Kolaborasi dengan rumah produksi nasional dan internasional untuk menghasilkan konten yang kompetitif.
- Pengembangan platform digital yang dapat menampung streaming langsung serta on‑demand bagi pemirsa global.
Menkomdigi juga menyoroti pentingnya peran media publik sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menjadi official broadcaster, Indonesia tidak hanya akan memperoleh pendapatan dari hak siar, tetapi juga dapat menampilkan nilai‑nilai kebudayaan dan sportivitas bangsa kepada dunia.
Harapan Meutya Hafid tidak hanya terbatas pada satu acara tertentu. Ia menargetkan agar Indonesia dapat berpartisipasi secara konsisten dalam penyiaran event-event bergengsi seperti Olimpiade, Asian Games, Piala Dunia, serta turnamen e‑sports internasional.
Jika rencana tersebut berhasil, industri penyiaran nasional diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi digital dan produksi media.