Setapak Langkah – 20 Juli 2026 | Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya penyelenggaraan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, event olahraga berskala internasional dapat menjadi katalisator bagi sektor UMKM, pariwisata, serta industri kreatif di seluruh wilayah Indonesia.
Beberapa poin utama yang disorot antara lain:
- Peningkatan Pendapatan Lokal: Penjualan makanan dan minuman, merchandise, serta tiket masuk area Nobar dapat menambah pemasukan bagi pedagang kecil dan menengah.
- Revitalisasi Pariwisata: Kota atau kabupaten yang menjadi tuan rumah Nobar berpotensi menarik wisatawan domestik, meningkatkan okupansi hotel, dan memperpanjang durasi kunjungan.
- Penciptaan Lapangan Kerja: Kebutuhan tenaga kerja sementara untuk keamanan, kebersihan, dan logistik membuka peluang kerja temporer bagi warga setempat.
- Peningkatan Brand Awareness: UMKM yang berpartisipasi dalam event dapat memperluas jangkauan pasar melalui promosi digital dan media sosial.
Maman menambahkan bahwa pemerintah pusat siap memberikan dukungan berupa fasilitasi perizinan, penyediaan dana bantuan, serta pelatihan pemasaran digital bagi pelaku usaha yang ingin berpartisipasi. Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam penyusunan rencana aksi yang terintegrasi, mencakup infrastruktur, keamanan, dan promosi.
Dengan strategi yang tepat, Nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga peluang strategis untuk memperkuat ekonomi mikro di seluruh pelosok negeri.