Setapak Langkah – 13 Juli 2026 | Ribuan warga Indramayu mengalir ke pekuburan pada Minggu malam (12 Juli 2026) setelah 12 korban jiwa kecelakaan di Jalan Pantura resmi diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Kecelakaan yang terjadi pada sore hari Rabu (9 Juli 2026) menelan 12 nyawa dan melukai 6 orang lainnya yang kini berada dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.
Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu serta tim SAR setempat langsung mengevakuasi para korban ke RSUD Indramayu. Enam korban luka berat dirawat di ruang ICU dengan kondisi kritis, sementara sisanya menerima perawatan rawat jalan. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ahmad Faisal, menyampaikan bahwa tim medis telah melakukan upaya maksimal, namun menegaskan pentingnya penegakan aturan lalu lintas di jalan raya nasional.
- 12 jenazah telah dipulangkan ke keluarga.
- 6 korban luka kritis dirawat di ICU.
- Investigasi penyebab kecelakaan masih berjalan.
- Pemerintah daerah berjanji meningkatkan pengawasan kecepatan di Pantura.
Warga yang hadir mengisi pekuburan dengan doa dan tangisan, menandai tragedi yang menimpa komunitas setempat. Sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah, termasuk Bupati Indramayu, H. Dedi Suparman, ikut memberikan penghormatan serta mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur lintas utama yang rawan kecelakaan.