Setapak Langkah – 10 Juli 2026 | PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan peran penting pembiayaan berbasis syariah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi perempuan di Indonesia. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada pekan ini, PNM menyoroti sejumlah program dan produk keuangan yang dirancang khusus untuk mengatasi hambatan akses kredit bagi wanita.
Beberapa kontribusi utama yang diidentifikasi PNM meliputi:
- Peningkatan akses modal bagi perempuan melalui skema murabahah dan mudharabah tanpa agunan yang meminimalkan risiko penolakan kredit.
- Penyediaan pelatihan manajerial dan pendampingan usaha bagi nasabah perempuan, yang membantu meningkatkan profitabilitas usaha secara berkelanjutan.
- Fasilitasi jaringan pemasaran dan kerja sama dengan lembaga keuangan mikro lain, memperluas pasar bagi produk yang dihasilkan perempuan.
CEO PNM, Budi Santoso, menambahkan bahwa pembiayaan syariah tidak hanya memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. “Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendekatan keuangan berbasis nilai dapat memberdayakan perempuan secara nyata, meningkatkan pendapatan keluarga, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar beliau.
PNM juga menargetkan ekspansi layanan ke wilayah-wilayah terpencil, khususnya di daerah pedesaan dengan mayoritas populasi perempuan yang terlibat dalam usaha rumah tangga. Dengan mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi mobile banking berbasis syariah, diharapkan proses pencairan dana menjadi lebih cepat dan transparan.
Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, PNM berharap model pembiayaan syariah ini dapat menjadi contoh bagi lembaga keuangan lain dalam upaya memperluas inklusi keuangan perempuan, sekaligus memperkuat komitmen Indonesia dalam agenda pembangunan berkelanjutan.