Setapak Langkah – 06 Juli 2026 | Korps Marinir Angkatan Laut (TNI AL) baru-baru ini melaksanakan latihan intensif untuk meningkatkan kemampuan prajuritnya dalam mengoperasikan kendaraan tempur amfibi (ranpur). Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Pantai Pasir Putih, Kabupaten Serang, selama tiga hari, melibatkan sekitar 150 anggota marinir dari beberapa satuan.
Latihan mencakup serangkaian skenario, mulai dari penyebaran pasukan, penyeberangan perairan, hingga operasi penyelamatan di medan basah. Para prajurit diajarkan teknik mengemudi dalam kondisi lumpur, gelombang, dan medan berpasir, serta prosedur pemeliharaan dasar kendaraan amfibi.
Instruktur utama, Kolonel Infanteri (P) Ahmad Fauzi, menekankan pentingnya penguasaan ranpur amfibi sebagai bagian integral dari kesiapan tempur marinir. “Kendaraan ini memungkinkan kami bergerak cepat dari darat ke laut, sehingga fleksibilitas operasional kami semakin meningkat,” ujarnya.
Selain pelatihan mengemudi, prajurit juga dilatih untuk melakukan perbaikan darurat, mengganti komponen utama, serta mengoperasikan sistem komunikasi dan navigasi yang terintegrasi pada kendaraan. Seluruh kegiatan diawasi oleh tim ahli teknik militer dan perwakilan dari Badan Pengembangan Teknologi Pertahanan.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan respons dan koordinasi tim selama operasi simulasi. Marinir TNI AL berharap dengan kemampuan ini, mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan keamanan maritim di wilayah perairan Indonesia.