Setapak Langkah – 03 Juli 2026 | Dalam kunjungan resmi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan rencana pemanfaatan data Dapodik sebagai acuan utama dalam proses refocusing penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi penyaluran bantuan gizi kepada anak-anak sekolah dan ibu hamil, sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran.
Beberapa langkah konkret yang akan diimplementasikan meliputi:
- Pemetaan ulang sekolah dan wilayah dengan tingkat kekurangan gizi tertinggi menggunakan data Dapodik.
- Penyusunan daftar prioritas penerima MBG berdasarkan status gizi, usia, dan kondisi kehamilan ibu.
- Monitoring berkelanjutan melalui sistem Dapodik untuk memastikan kepatuhan dan efektivitas program.
- Evaluasi periodik anggaran MBG guna menyesuaikan alokasi dana sesuai kebutuhan riil.
Kolaborasi antara BGN dan Kementerian Pendidikan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi nasional. Selain itu, penggunaan data digital yang akurat diharapkan dapat menurunkan beban administratif serta meminimalkan pemborosan anggaran.
Dengan pendekatan berbasis data ini, BGN menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program gizi anak dan ibu hamil secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.