Setapak Langkah – 28 Juni 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penataan kembali kabel-kabel yang berserakan di sejumlah ruas jalan menjadi prioritas utama pemerintah provinsi. Ia menyatakan bahwa kondisi kabel semrawut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan publik dan menghambat kelancaran lalu lintas.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan langkah-langkah berikut:
- Melakukan survei menyeluruh untuk memetakan seluruh kabel yang berada di ruang publik.
- Berkoordinasi dengan pihak PLN, operator telekomunikasi, dan lembaga terkait lainnya guna menyusun rencana relokasi kabel.
- Mengoptimalkan penggunaan jalur underground (bawah tanah) serta saluran khusus untuk menampung kabel.
- Mengimplementasikan sistem monitoring berbasis teknologi GIS untuk memantau perkembangan penataan kabel secara real time.
- Menetapkan jadwal pengerjaan yang terintegrasi dengan proyek infrastruktur lain, seperti pembangunan trotoar dan revitalisasi ruang publik.
Pramono menambahkan bahwa penataan kabel semrawut akan menjadi bagian dari program “Jakarta Bersih dan Tertib”. Diharapkan, dalam jangka waktu satu tahun, sebagian besar ruas jalan utama sudah bebas dari kabel yang mengganggu, sehingga meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan citra visual kota.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur digital serta memperbaiki kualitas layanan publik di kawasan metropolitan.