Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Empat anggota Koperasi Merah Putih yang mengikuti Latihan Militer (Latsarmil) di 67 satuan TNI dilaporkan meninggal dunia pada minggu lalu. Menurut Kementerian Pertahanan, penyebab kematian terkait dengan kondisi panas ekstrem dan kurangnya penanganan medis yang cepat.
Tim medis Kementerian meneliti bahwa suhu udara pada saat latihan mencapai lebih dari 35°C dengan kelembapan tinggi. Beberapa peserta mengalami gejala kelelahan panas, pusing, dan kehilangan kesadaran. Karena penanganan pertama yang tidak memadai, empat korban akhirnya tidak dapat selamat.
Berikut langkah-langkah antisipasi kesehatan yang akan diterapkan Kementerian Pertahanan selama pelatihan militer:
- Pemeriksaan kesehatan lengkap sebelum memasuki zona latihan.
- Penyediaan air minum bersih dan elektrolit secara reguler setiap dua jam.
- Penjadwalan istirahat di tempat teduh dengan pemantauan suhu tubuh peserta.
- Peningkatan jumlah tim medis di lapangan serta perlengkapan resusitasi cepat.
- Pelatihan khusus bagi instruktur tentang penanganan heat stroke dan dehidrasi.
Kementerian juga menekankan pentingnya koordinasi dengan satuan TNI lainnya untuk memastikan standar kesehatan terpenuhi di seluruh lokasi latihan. Diharapkan dengan langkah-langkah tersebut, risiko kejadian serupa dapat diminimalisir dan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama.