Setapak Langkah – 23 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia menyiapkan dana sebesar Rp 2,04 triliun untuk memberikan subsidi diskon tarif transportasi publik selama periode libur sekolah serta perayaan Nataru (Hari Nasional).
Skema ini ditujukan untuk meringankan beban biaya perjalanan keluarga, khususnya pelajar dan pekerja yang harus berpindah tempat selama liburan. Diskon akan berlaku pada semua moda transportasi umum, termasuk bus kota, kereta komuter, dan angkutan wilayah.
Rincian alokasi dana:
- Rp 1,2 triliun untuk subsidi tarif bus dan angkutan kota.
- Rp 600 miliar untuk potongan tarif kereta komuter.
- Rp 240 miliar untuk program promosi dan sosialisasi.
- Sisa Rp 0,0 triliun dialokasikan untuk monitoring dan evaluasi.
Implementasi akan dimulai pada awal Juli 2024, dengan koordinasi antar kementerian terkait, termasuk Kementerian Transportasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Pengatur Transportasi Darat (BPTD). Setiap operator transportasi wajib mengunggah data tarif diskon ke sistem terpusat yang akan dipantau secara real‑time.
Pengamat ekonomi menilai langkah ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong penggunaan transportasi umum, yang selaras dengan agenda dekarbonisasi. Namun, beberapa pihak mengingatkan perlunya pengawasan ketat agar subsidi tidak menimbulkan penurunan kualitas layanan.
Dengan total anggaran Rp 2,04 triliun, pemerintah berharap dapat menciptakan mobilitas yang lebih terjangkau dan mendukung kegiatan belajar serta perayaan nasional tanpa beban biaya tinggi.