Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Asmat, Papua, yang khusus ditujukan bagi anak‑anak dan keluarga di wilayah tiga‑tiga (3T). Program ini awalnya diluncurkan pada 2023 dengan fokus pada distribusi makanan bergizi di posyandu dan puskesmas setempat.
Dalam kunjungan terbarunya ke Asmat, Gibran menyampaikan rencana penambahan titik distribusi serta mengajak gereja‑gereja lokal sebagai mitra operasional. Gereja di kawasan tersebut memiliki jaringan sosial yang luas, sehingga diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan hingga ke desa‑desa terpencil.
- Target penerima: sekitar 12.000 anak usia 0‑12 tahun dan 5.000 ibu hamil serta menyusui.
- Jadwal pelaksanaan: fase pertama mulai Juli 2024, fase kedua diluncurkan pada Januari 2025.
- Peran gereja: menyediakan tempat penyimpanan, mengkoordinasikan relawan, serta membantu sosialisasi pola makan sehat.
Anggaran yang dialokasikan untuk ekspansi ini diperkirakan mencapai Rp 150 miliar, yang akan dibagi sebagai berikut:
| Komponen | Anggaran (Rp) |
|---|---|
| Pembelian bahan makanan | 90.000.000.000 |
| Logistik dan distribusi | 30.000.000.000 |
| Pelatihan relawan gereja | 15.000.000.000 |
| Monitoring & evaluasi | 15.000.000.000 |
Pernyataan Gibran menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan untuk menjangkau wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur umum. Ia menambahkan, “Kita harus memastikan setiap anak di Asmat mendapatkan asupan gizi yang cukup, tanpa terkecuali, dan gereja dapat menjadi jembatan vital dalam mewujudkannya.”
Pengamat kebijakan menilai langkah ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah pusat serta meningkatkan kepedulian terhadap isu gizi buruk di daerah terpencil.