Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan bahwa pembentukan Dana Abadi Kecerdasan Buatan (Sovereign AI Fund) dapat menjadi pendorong utama bagi pembangunan infrastruktur AI di Indonesia.
Berikut beberapa tujuan utama Dana Abadi AI:
- Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang untuk infrastruktur AI nasional.
- Mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta.
- Mempercepat adopsi teknologi AI dalam layanan publik, industri, dan UMKM.
- Menjamin keamanan dan kedaulatan data serta algoritma AI Indonesia.
Implementasi dana ini diharapkan dimulai pada kuartal pertama 2025, dengan tahapan sebagai berikut:
| Tahap | Deskripsi | Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Pembentukan badan pengelola dana | 2024 |
| 2 | Pengalokasian dana ke proyek percontohan | 2025 |
| 3 | Evaluasi dan ekspansi skala nasional | 2026‑2028 |
Kemkomdigi menekankan bahwa keberhasilan dana ini tidak terlepas dari dukungan kebijakan yang memadai, regulasi yang adaptif, serta partisipasi aktif semua pemangku kepentingan. Dengan adanya dana abadi, Indonesia diharapkan dapat menutup kesenjangan infrastruktur AI dibandingkan negara‑negara maju dan memperkuat posisi sebagai pusat inovasi digital di kawasan Asia‑Pasifik.
Selain itu, dana tersebut akan menjadi instrumen strategis untuk menarik investasi asing langsung di bidang teknologi, sekaligus menumbuhkan ekosistem startup AI lokal. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan transparansi pengelolaan dana melalui audit tahunan dan pelaporan publik.
Secara keseluruhan, penilaian positif Kemkomdigi terhadap Dana Abadi AI menandai langkah penting dalam mewujudkan visi Indonesia 2045 sebagai negara digital yang berdaya saing tinggi.