Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Gunung Merapi, yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali mengeluarkan erupsi pada Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 19.10 WIB. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa letusan tersebut menimbulkan aliran lava cair yang meluncur sejauh dua kilometer ke arah barat.
Aliran lava menggerus vegetasi dan mengancam beberapa permukiman di lereng barat gunung, termasuk desa-desa Cangkring, Wukirsari, dan Selo. Tim pemadam kebakaran serta aparat Pusat Operasi Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops) segera melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di zona bahaya. Hingga saat ini, puluhan warga telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara di kawasan Sekaran.
- Waktu erupsi: 19.10 WIB, 16 Juni 2026
- Jarak aliran lava: 2 km ke barat
- Desa terdampak: Cangkring, Wukirsari, Selo
- Jumlah evakuasi: lebih dari 30 orang
- Level erupsi: VEI III
Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk tidak mendekati lereng gunung, menghindari penggunaan kendaraan bermotor di jalur evakuasi, serta mematuhi arahan petugas. Badan Geologi terus memantau aktivitas seismik dan suhu permukaan gunung menggunakan jaringan sensor dan satelit untuk memperkirakan potensi letusan selanjutnya.
Warga di sekitar kawasan gunung disarankan menyiapkan perlengkapan darurat, termasuk masker wajah, air bersih, dan makanan tahan lama. Selain itu, penting untuk mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui media lokal dan kanal komunikasi darurat.