Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | World Bank memperbaharui perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 menjadi 5,0 persen, menunjukkan penurunan dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Proyeksi ini didukung oleh kekuatan konsumsi domestik yang tetap menjadi motor utama pertumbuhan, namun terdapat tekanan fiskal yang menjadi bagian penting dalam peta risiko ekonomi.
Berikut rangkuman perkiraan pertumbuhan tahunan menurut World Bank:
| Tahun | Proyeksi Pertumbuhan (%) |
|---|---|
| 2023 | 5,2 |
| 2024 | 5,3 |
| 2025 | 5,2 |
| 2026 | 5,0 |
Walaupun konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap kuat, tantangan fiskal seperti defisit anggaran dan beban utang publik tetap berada di atas ambang yang diharapkan. World Bank menempatkan risiko fiskal sebagai salah satu faktor yang dapat menurunkan momentum pertumbuhan.
Pengamat ekonomi menilai bahwa kebijakan fiskal yang lebih ketat dan reformasi struktural menjadi kunci untuk menjaga agar pertumbuhan tetap berada di atas 5 persen pada masa mendatang.