histats

Disperindag Bali Petakan Komoditas Potensial Penyumbang Inflasi Menjelang Galungan 2026

Disperindag Bali Petakan Komoditas Potensial Penyumbang Inflasi Menjelang Galungan 2026

Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali memulai pemetaan komoditas strategis yang diprediksi dapat meningkatkan tekanan inflasi menjelang perayaan Galungan dan Kuningan yang jatuh pada 17–27 Juni 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok dan barang konsumsi selama periode libur panjang.

Tim khusus yang dipimpin oleh Kepala Disperindag, Dr. I Made Sudjana, melakukan survei pasar tradisional, pasar modern, serta data penjualan daring di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Analisis meliputi tiga fase: identifikasi komoditas kritis, pemantauan tren harga historis, dan proyeksi kenaikan harga berdasarkan faktor musiman, pasokan, serta permintaan konsumen.

Hasil sementara menunjukkan enam komoditas utama yang berpotensi menimbulkan inflasi signifikan:

Komoditas Persentase Kenaikan Harga (perkiraan) Faktor Penyebab
Beras 4-6% Permintaan meningkat selama libur, pasokan terbatas dari Jawa
Ayam Potong 5-8% Kenaikan biaya pakan dan transportasi
Daging Babi 6-9% Permintaan tinggi untuk hidangan tradisional Galungan
Sayur Hijau (bayam, kangkung) 3-5% Fluktuasi curah hujan memengaruhi hasil pertanian
Buah Tropis (pisang, mangga) 2-4% Musim panen bertepatan dengan permintaan konsumen
Minyak Goreng 4-7% Kenaikan harga minyak kelapa sawit internasional

Selain data kuantitatif, tim juga mengumpulkan masukan dari pedagang pasar, petani, dan asosiasi produsen. Menurut Dr. Sudjana, “Pengendalian inflasi selama Galungan tidak hanya bergantung pada kebijakan harga, tetapi juga pada kesiapan rantai pasok dan koordinasi antar-instansi”.

Disperindag berencana mengeluarkan rekomendasi kebijakan berupa penyesuaian stok cadangan beras di gudang pemerintah, pengawasan ketat pada distribusi ayam potong, serta insentif logistik untuk petani sayur dan buah. Pemerintah daerah juga akan berkolaborasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) untuk mempercepat penyediaan bibit unggul yang tahan cuaca ekstrem.

Untuk konsumen, Disperindag menghimbau agar melakukan perencanaan belanja lebih awal, membandingkan harga di beberapa pasar, serta memanfaatkan program subsidi yang tersedia. Pemerintah Kabupaten Badung, misalnya, sudah menyiapkan bantuan beras bersubsidi sebesar 5 kilogram per rumah tangga yang terdampak.

Monitoring harga akan terus dilakukan secara real-time melalui aplikasi “Pantau Harga Bali” yang dapat diakses via smartphone. Data tersebut akan dipublikasikan setiap hari menjelang dan selama periode Galungan, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan belanja yang lebih bijak.

Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan lonjakan inflasi selama Galungan dapat ditekan pada level yang dapat diterima, sehingga perayaan tetap dapat dinikmati tanpa beban ekonomi yang berlebihan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *