Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menurunkan kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (tanggal). Dalam acara yang dihadiri oleh pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para pemuda, ia menekankan pentingnya menjadikan nilai‑nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari‑hari.
Saifullah menyoroti bahwa Pancasila tidak hanya sekadar dasar negara, melainkan juga panduan moral yang dapat memperkuat persatuan, keadilan sosial, dan semangat gotong‑royong di tingkat akar rumput. Ia mengajak warga Ende untuk menginternalisasi kelima sila melalui tindakan konkret, seperti menghormati perbedaan, menegakkan keadilan, dan menjaga lingkungan.
Untuk mempermudah penerapan, Mensos menyarankan beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan oleh individu, keluarga, dan lembaga:
- Mengajarkan nilai‑nilai Pancasila di rumah dan sekolah sejak dini.
- Mengintegrasikan prinsip keadilan sosial dalam program kerja komunitas.
- Menjadikan sikap gotong‑royong sebagai bagian rutin dalam kegiatan lingkungan.
- Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan positif tentang Pancasila.
Gubernur NTT, Sudarmadi, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung program edukasi nilai‑nasional. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci keberhasilan implementasi.
Beberapa tokoh masyarakat setempat, termasuk para pemuka agama dan aktivis pemuda, juga mengungkapkan dukungan mereka. Mereka menilai bahwa penekanan pada Pancasila dapat memperkokoh identitas lokal sekaligus menurunkan potensi konflik sosial.
Acara diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Ende untuk melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan lomba kreatif yang bertemakan Pancasila selama enam bulan ke depan.