Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | Direktur Jenderal Urusan Umat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, menegaskan bahwa umat Buddha di Indonesia diundang untuk menjadi pelopor perdamaian serta menjaga kerukunan antarumat beragama.
Dalam pernyataannya, Supriyadi menekankan pentingnya peran aktif umat Buddha dalam menggalang dialog lintas kepercayaan, menyebarkan nilai-nilai kasih sayang, serta berpartisipasi dalam program sosial yang dapat memperkuat jaringan toleransi nasional.
Beberapa inisiatif yang akan dilaksanakan antara lain:
- Pengadaan lokakarya interfaith yang melibatkan tokoh agama lain untuk memperdalam pemahaman bersama.
- Pelaksanaan kegiatan bakti sosial bersama komunitas lokal, seperti pembagian sembako dan bantuan pendidikan.
- Penyebaran materi edukatif tentang ajaran Buddha yang menekankan kedamaian, non‑kekerasan, dan rasa hormat terhadap perbedaan.
- Pembentukan jaringan relawan damai yang siap merespons potensi konflik di tingkat daerah.
Supriyadi menambahkan bahwa peran umat Buddha tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan, melainkan juga mencakup kontribusi dalam menciptakan suasana damai di ruang publik, terutama pada momen-momen penting seperti perayaan keagamaan nasional.
Dengan mengedepankan semangat gotong‑royong dan menghormati keberagaman, diharapkan umat Buddha dapat menjadi contoh nyata dalam mewujudkan Indonesia yang damai, berkeadilan, dan bersatu.