Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Komunitas Indonesia di Prancis kembali menjadi sorotan setelah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disebut sebagai sosok pejuang modern yang tak kenal lelah. Penghargaan ini muncul dalam rangkaian acara yang digelar oleh diaspora Indonesia di Paris, yang menekankan peran aktif warga negara Indonesia di luar negeri dalam memperkuat hubungan bilateral dan mempromosikan citra positif Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh para aktivis, pebisnis, akademisi, serta perwakilan lembaga kebudayaan Indonesia. Mereka menyampaikan apresiasi atas semangat kerja tinggi Prabowo yang dianggap mampu menginspirasi generasi muda Indonesia, baik di tanah air maupun di luar negeri. Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya persatuan diaspora, kontribusi ekonomi, serta peran strategis diaspora dalam memajukan kepentingan nasional.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan dalam acara tersebut:
- Semangat kepemimpinan modern: Prabowo digambarkan sebagai figur yang menggabungkan tradisi kepahlawanan dengan inovasi teknologi, sehingga mampu menjangkau komunitas diaspora secara efektif.
- Kontribusi ekonomi: Diaspora Indonesia di Prancis diperkirakan menyumbang lebih dari 150 juta euro per tahun melalui investasi, perdagangan, dan transfer remitansi.
- Kebudayaan dan pendidikan: Upaya kolaboratif antara lembaga kebudayaan Indonesia dan universitas Prancis meningkatkan pertukaran mahasiswa dan program beasiswa.
- Peran sosial: Komunitas diaspora aktif dalam kegiatan sosial, termasuk bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Indonesia.
Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah warga Indonesia yang tinggal di Prancis mencapai sekitar 30.000 jiwa, dengan mayoritas bekerja di sektor teknologi, keuangan, dan kuliner. Mereka membentuk jaringan yang kuat, termasuk asosiasi bisnis, klub kebudayaan, serta komunitas keagamaan.
Selain itu, diaspora Indonesia di Prancis turut berperan dalam mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia, seperti kopi, batik, dan kerajinan tangan, melalui pameran tahunan yang diadakan di Paris. Upaya ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat citra “Made in Indonesia” di pasar Eropa.
Penutup, para peserta sepakat bahwa kepemimpinan Prabowo yang berorientasi pada inovasi dan kerja keras menjadi contoh bagi diaspora dalam mengoptimalkan peran mereka sebagai agen perubahan. Diharapkan sinergi antara pemerintah, komunitas diaspora, dan sektor swasta akan terus berkembang, menjadikan Indonesia semakin berpengaruh di kancah internasional.