Setapak Langkah – 27 Mei 2026 | Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa anak-anak transmigran mendapat suara dalam perumusan Tata Ekonomi Pembangunan (TEP) 2026. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media, beliau menyoroti pentingnya mengangkat perspektif generasi muda yang berasal dari keluarga transmigran agar kebijakan pembangunan dapat lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mereka.
Beberapa langkah konkret yang akan diterapkan antara lain:
- Pembentukan forum konsultatif khusus yang melibatkan perwakilan anak transmigran dari berbagai provinsi.
- Pemberian kuota khusus dalam tim teknis penyusunan TEP untuk memastikan aspirasi mereka terakomodasi.
- Penyediaan pelatihan kepemimpinan dan literasi kebijakan bagi peserta forum agar dapat berkontribusi secara efektif.
- Pengembangan mekanisme pemantauan dan evaluasi yang melaporkan dampak kebijakan terhadap komunitas transmigran secara periodik.
Menteri Iftitah menambahkan bahwa keterwakilan ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan akan menjadi landasan bagi penyusunan program-program pembangunan yang berkeadilan. Ia juga mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah daerah, untuk berkolaborasi dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Harapan utama dari inisiatif ini adalah terciptanya kebijakan pembangunan yang memperhatikan hak dan kebutuhan anak transmigran, sehingga mereka dapat berpartisipasi penuh dalam proses pembangunan nasional menjelang TEP 2026.