Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Acara wisuda Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) digelar dengan penuh haru ketika Danka Rahmadinah Talogo, seorang wisudawati difabel, menyampaikan pesan mewakili seluruh angkatan. Dalam sambutannya, ia menekankan betapa kampus telah memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang tanpa batas.
Danka menuturkan perjalanan akademiknya yang tidak selalu mudah. Ia harus mengatasi tantangan mobilitas dan aksesibilitas, namun dukungan UMJ memungkinkan ia meraih prestasi. Ia mengapresiasi fasilitas ramah difabel seperti jalur landai, lift berukuran lebar, ruang kuliah yang dilengkapi perangkat audio‑visual, serta layanan pendampingan akademik.
Berikut beberapa bentuk dukungan yang disoroti oleh Danka:
- Infrastruktur fisik yang dapat diakses, termasuk toilet dan parkir khusus.
- Teknologi bantu, misalnya software pembaca layar dan alat bantu dengar di laboratorium.
- Program beasiswa khusus bagi mahasiswa difabel yang berprestasi.
- Tim konseling dan pendampingan akademik yang memahami kebutuhan khusus.
- Kegiatan ekstrakurikuler inklusif, seperti klub pertanian adaptif.
Dengan semua fasilitas tersebut, Danka menegaskan bahwa UMJ bukan hanya tempat belajar, melainkan lingkungan yang memupuk rasa percaya diri dan kemandirian. Ia berharap para wisudawan selanjutnya dapat melanjutkan jejaknya, menjadikan ilmu pertanian sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat, tanpa dibatasi oleh kondisi fisik.
Pesannya diakhiri dengan ungkapan terima kasih kepada dosen, staf, dan teman‑teman yang selalu memberikan semangat. Danka mengajak semua pihak untuk terus memperkuat inklusivitas di dunia pendidikan, agar setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi.