Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai bahwa kompetisi untuk memperebutkan gelar juara pada musim Liga 1 2023/2024 menjadi salah satu yang paling menantang dalam sejarah liga. Menurutnya, tingkat persaingan tidak hanya meningkat dari segi kualitas tim lawan, tetapi juga dipengaruhi oleh jadwal pertandingan yang padat serta beban fisik pemain.
Hodak mengungkapkan bahwa meskipun Persib telah menampilkan performa konsisten, tim harus siap menghadapi sejumlah klub besar yang tengah berada dalam performa puncak. Berikut beberapa lawan utama yang menjadi tantangan utama bagi Persib:
- Persija Jakarta – pemilik skuad berpengalaman dan kekuatan serangan yang tajam.
- Arema FC – tim yang menunjukkan kebangkitan taktis di paruh pertama kompetisi.
- PSM Makassar – memiliki lini belakang solid dan kecepatan di sayap.
- PSIS Semarang – dikenal dengan permainan kolektif dan tekanan tinggi.
Selain kualitas lawan, Hodak menyoroti faktor-faktor lain yang memperberat persaingan, antara lain:
- Jadwal pertandingan yang berdekatan, menuntut rotasi pemain secara intensif.
- Risiko cedera yang meningkat akibat beban fisik yang tinggi.
- Tekanan mental dari suporter dan media yang menuntut hasil positif secara terus-menerus.
Dengan semua tantangan tersebut, pelatih menegaskan pentingnya konsistensi taktik, kedisiplinan pemain, serta pemanfaatan peluang dalam setiap laga. Ia menutup dengan optimismenya bahwa jika Persib dapat menjaga kestabilan performa dan mengatasi tekanan, peluang untuk berjuang hingga akhir musim tetap terbuka lebar.