Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Program pameran seni ART with HEART kembali digelar di Jakarta pada 21 hingga 24 Mei 2026, menandai tahun ketiganya. Inisiatif ini difokuskan pada perluasan kesempatan bagi seniman difabel agar dapat berinteraksi langsung dengan dunia seni profesional serta memasuki pasar kreatif yang lebih luas.
Sejak peluncuran pertama pada 2024, ART with HEART telah menjadi platform inklusif yang menampilkan karya visual, instalasi, serta pertunjukan multimedia. Pada edisi 2026, panitia menambahkan beberapa elemen baru untuk meningkatkan dampak ekonomi dan sosial bagi para peserta.
- Kolaborasi dengan galeri komersial: Beberapa galeri ternama di Jakarta menyediakan ruang pamer khusus, memungkinkan karya seniman difabel dipasarkan kepada kolektor dan pembeli institusional.
- Program pendampingan bisnis: Workshop intensif yang dipandu oleh pakar industri kreatif membekali seniman dengan pengetahuan tentang hak cipta, penetapan harga, dan strategi pemasaran digital.
- Penghubung dengan investor sosial: Sesi pitching eksklusif mempertemukan seniman dengan venture capital yang fokus pada inklusi dan dampak sosial.
Berikut rangkaian kegiatan utama selama empat hari pameran:
| Hari | Kegiatan | Waktu |
|---|---|---|
| Senin, 21 Mei | Pembukaan resmi & tur galeri | 09.00‑12.00 |
| Selasa, 22 Mei | Workshop hak cipta & pemasaran | 10.00‑13.00 |
| Rabu, 23 Mei | Pitching ke investor sosial | 14.00‑17.00 |
| Kamis, 24 Mei | Penutupan & lelang karya | 11.00‑15.00 |
Target utama program ini adalah meningkatkan partisipasi seniman difabel dalam ekosistem seni komersial, sekaligus mengedukasi publik mengenai nilai estetika dan ekonomi yang dapat dihasilkan oleh karya mereka. Dengan menggabungkan elemen edukatif, jaringan bisnis, dan eksposur pasar, ART with HEART berupaya menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seniman dengan kebutuhan khusus.
Penilaian awal menunjukkan peningkatan minat pembeli seni serta peningkatan jumlah kerja sama antara seniman difabel dan perusahaan kreatif. Diharapkan, edisi selanjutnya akan memperluas jaringan ke kota-kota lain di Indonesia, memperkuat posisi seni inklusif sebagai bagian integral dari industri kreatif nasional.