Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sekaligus Ketua Komite Tertinggi Haji, Pangeran Abdulaziz bin Saud, melakukan inspeksi lapangan untuk menilai kesiapan pasukan keamanan yang akan mengamankan ribuan jamaah haji pada musim ibadah mendatang.
Inspeksi dilaksanakan di beberapa lokasi strategis, termasuk Masjidil Haram, Masjid Nabawi, serta fasilitas transportasi utama seperti bandara King Abdulaziz dan pelabuhan Jeddah. Fokus utama pemeriksaan mencakup koordinasi antar lembaga, penempatan personel, serta pemanfaatan teknologi pemantauan canggih.
Pangeran menegaskan empat prioritas utama dalam upaya menjaga keamanan haji:
- Koordinasi lintas kementerian antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Komite Tertinggi Haji.
- Penggunaan sistem surveilans berbasis AI untuk mengidentifikasi potensi kerumunan berlebih secara real‑time.
- Penerapan protokol kesehatan yang ketat, termasuk pemindaian suhu dan tes rapid antigen pada titik masuk.
- Pelatihan intensif bagi pasukan keamanan dalam penanganan situasi darurat dan evakuasi massal.
Berikut data singkat mengenai penempatan pasukan keamanan haji tahun ini:
| Jenis Personel | Jumlah |
|---|---|
| Polisi Khusus | 5,000 |
| Satpam dan Pengamanan | 2,000 |
| Pasukan Militer Pendukung | 23,000 |
| Kendaraan Patroli | 300 |
| Kamera CCTV dan Sensor | 50 unit |
Selain aspek keamanan fisik, tim juga memfokuskan upaya pada kesiapan medis, dengan menyiapkan lebih dari 1,200 unit layanan darurat dan memprioritaskan distribusi obat serta peralatan medis di area konsentrasi jamaah.
Dengan inspeksi menyeluruh dan penekanan pada koordinasi serta teknologi, Pemerintah Arab Saudi optimis dapat menyelenggarakan ibadah haji tahun ini secara aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah.