Setapak Langkah – 21 Mei 2026 | Badan Karantina Indonesia (Barantin) melaporkan bahwa volume pergerakan ternak sapi menjelang perayaan Idul Adha 2026 meningkat signifikan sebesar 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total sapi yang tercatat akan dipindahkan mencapai 198.925 ekor, naik dari sekitar 117.000 ekor pada tahun 2025.
Peningkatan ini dipicu oleh tingginya permintaan qurban di seluruh wilayah Indonesia, terutama di provinsi dengan populasi Muslim terbesar. Peternak dan pedagang melihat peluang keuntungan yang besar, sehingga mempercepat penjualan dan distribusi ternak.
Barantin menegaskan bahwa peningkatan volume ini menuntut penguatan prosedur karantina dan kesehatan hewan untuk mencegah penyebaran penyakit. Beberapa langkah yang diambil antara lain:
- Peningkatan jumlah tim inspeksi di pelabuhan dan pasar ternak utama.
- Penerapan tes kesehatan cepat untuk mendeteksi penyakit menular.
- Koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk mengatur alur logistik.
Dari segi pasar, harga sapi qurban diproyeksikan mengalami kenaikan 5-8 persen pada minggu-minggu menjelang Idul Adha. Analisis pasar menunjukkan bahwa peningkatan permintaan bersamaan dengan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil utama dapat memicu fluktuasi harga.
Para pelaku usaha disarankan untuk memperhatikan standar kebersihan dan kesejahteraan hewan, serta mematuhi regulasi karantina guna memastikan proses qurban berjalan aman dan sesuai syariah.