Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | Hendri Satrio, analis komunikasi politik yang dikenal dengan inisial Hensa, menilai kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai indikasi kuat bahwa pemerintah tengah memantau situasi pasar secara intensif. Dasco, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Komisi VI DPR, melakukan pertemuan dengan regulator pasar modal serta pelaku utama bursa pada awal pekan ini.
- Dasco menyoroti pentingnya likuiditas pasar dan perlunya kebijakan yang mendukung pertumbuhan investasi jangka panjang.
- Regulator BEI menanggapi dengan menegaskan komitmen menjaga transparansi dan integritas perdagangan saham.
- Para analis memperkirakan bahwa sinyal ini dapat menurunkan tingkat kepanikan di kalangan investor ritel.
Reaksi pasar sesudah kunjungan menunjukkan pergerakan positif pada indeks utama, dengan beberapa saham blue‑chip mencatat kenaikan sekitar 1‑2 persen. Meskipun demikian, Hensa mengingatkan bahwa dukungan kebijakan struktural tetap diperlukan, termasuk reformasi regulasi, peningkatan literasi keuangan, dan stabilitas fiskal.
Ke depan, diperkirakan pemerintah akan mengeluarkan langkah-langkah lanjutan, seperti pembicaraan intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, guna memastikan bahwa kebijakan moneter dan fiskal selaras dengan kebutuhan pasar modal. Pengawasan yang lebih ketat serta dialog terbuka antara legislator dan regulator diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.