Setapak Langkah – 19 Mei 2026 | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan serangkaian kebijakan khusus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah lansia pada periode puncak haji.
Berbagai langkah telah disusun mulai dari persiapan medis, transportasi, hingga pemantauan kesehatan secara real-time.
- Tim medis khusus: Penempatan dokter, perawat, dan paramedis yang berpengalaman dalam penanganan lansia di setiap zona ibadah.
- Pengecekan kesehatan pra-haji: Pemeriksaan lengkap meliputi tekanan darah, gula darah, dan fungsi jantung sebelum keberangkatan.
- Vaksinasi tambahan: Pemberian vaksin influenza dan COVID-19 bagi jamaah yang belum tercover.
- Transportasi ramah lansia: Penyediaan bus dengan fasilitas tempat duduk ber-pegangan, penurunan ramp, serta jadwal khusus untuk menghindari kepadatan.
- Pengawasan digital: Penggunaan gelang pintar yang dapat memantau detak jantung dan lokasi secara real-time, terhubung ke pusat komando Kemenhaj.
- Area istirahat khusus: Penataan ruang istirahat ber-AC dengan fasilitas medis ringan di dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Berikut merupakan alokasi tim medis per zona selama puncak ibadah:
| Zona | Jumlah Tim Medis |
|---|---|
| Masjidil Haram | 12 tim |
| Masjid Nabawi | 8 tim |
| Jabal Riyadh | 6 tim |
Dengan upaya terpadu ini, Kemenhaj berharap angka kejadian medis kritis pada jamaah lansia dapat ditekan secara signifikan, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang dan aman.