Setapak Langkah – 18 Mei 2026 | Republika, salah satu media harian terkemuka di Indonesia, mengeluarkan kecaman tajam setelah dua wartawannya dilaporkan diculik oleh pasukan Israel saat sedang menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Palestina. Kedua jurnalis tersebut, yang diketahui bernama Ahmad Sukma dan Rina Marlina, tengah mengumpulkan informasi serta mendistribusikan bantuan kepada penduduk sipil yang terdampak konflik berkepanjangan di Gaza.
Republika menilai tindakan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari yang sama, redaksi menegaskan bahwa wartawan memiliki hak untuk bergerak bebas dalam melaksanakan tugas jurnalistik, terutama dalam konteks bantuan kemanusiaan.
- Menuntut segera dibebaskan dan dikembalikan ke Indonesia.
- Mengajak komunitas internasional, termasuk organisasi hak asasi manusia, untuk memantau kasus ini.
- Menyerukan agar pemerintah Indonesia melakukan intervensi diplomatik dengan pihak Israel.
Pihak pemerintah Indonesia belum mengeluarkan komentar resmi, namun diharapkan akan melakukan upaya diplomatik melalui Kedutaan Besar Indonesia di Tel Aviv serta melalui forum multilateral.
Insiden ini menambah daftar kasus serupa yang menyoroti risiko tinggi yang dihadapi jurnalis di zona konflik. Organisasi Pers Internasional (IOJ) sebelumnya telah memperingatkan tentang meningkatnya ancaman terhadap wartawan di wilayah Palestina, termasuk penahanan sewenang-wenang, intimidasi, dan serangan fisik.
Dalam konteks yang lebih luas, konflik antara Israel dan Palestina yang kini memasuki fase intensitas baru meningkatkan kesulitan operasional bagi organisasi kemanusiaan dan media. Misi bantuan yang dijalankan oleh Republika bertujuan menyalurkan kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan medis ke daerah yang paling terdampak.
Republika menutup pernyataannya dengan harapan agar para jurnalis dapat kembali ke tanah air dengan selamat, serta menegaskan komitmen media tersebut untuk terus menginformasikan situasi di Palestina secara objektif dan berimbang.