Setapak Langkah – 17 Mei 2026 | Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan bahwa rencana pembangunan fasilitas pendaratan pesawat amfibi di Bendungan Batujai, Kabupaten Lombok Tengah, masih dalam tahap proses perizinan. Proyek ini diharapkan menjadi daya tarik baru yang dapat menyaingi popularitas destinasi wisata di Bali.
Berikut beberapa manfaat yang diharapkan dari proyek ini:
- Peningkatan kunjungan wisatawan: Menyediakan pengalaman unik yang belum tersedia di banyak daerah lain di Indonesia.
- Dukungan ekonomi lokal: Membuka lapangan kerja baru di sektor transportasi, perhotelan, dan layanan wisata.
- Promosi pariwisata berkelanjutan: Menggunakan pesawat amfibi yang dapat lepas landas dan mendarat di air mengurangi kebutuhan pembangunan bandara tambahan.
- Pengembangan infrastruktur: Memperbaiki akses jalan dan fasilitas pendukung di sekitar bendungan.
Proses perizinan melibatkan koordinasi antara Dishub, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak pengelola Bendungan Batujai. Evaluasi dampak lingkungan menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa operasi pesawat amfibi tidak mengganggu ekosistem perairan dan flora sekitar.
Jika semua persetujuan selesai tepat waktu, operasi komersial diperkirakan dapat dimulai pada awal tahun 2025. Pemerintah daerah menargetkan bahwa dalam tiga tahun pertama, fasilitas ini dapat melayani hingga 10.000 wisatawan domestik dan internasional.
Pengembangan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi NTB untuk diversifikasi produk wisata, menambah nilai lebih dibandingkan sekadar pantai dan budaya tradisional. Dengan menonjolkan keunikan alam dan teknologi transportasi modern, NTB berharap dapat menarik segmen pasar yang lebih luas, termasuk pecinta petualangan dan fotografer alam.