Setapak Langkah – 17 Mei 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat dalam upaya memulihkan keamanan di Wamena, Papua Pegunungan, pasca konflik yang menelan banyak korban. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri oleh pejabat daerah, perwakilan TNI, Polri, serta elemen masyarakat sipil.
- Peningkatan penempatan pasukan keamanan, termasuk penempatan tambahan satuan khusus TNI dan Polri di wilayah Wamena.
- Pembentukan pusat koordinasi darurat yang mengintegrasikan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta LSM untuk mempercepat distribusi bantuan.
- Pelaksanaan program rehabilitasi infrastruktur kritis, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas kesehatan yang rusak akibat konflik.
- Penguatan dialog antar kelompok masyarakat melalui forum perdamaian yang melibatkan tokoh adat, pemuka agama, dan perwakilan organisasi masyarakat.
- Penyediaan bantuan sosial segera, termasuk paket makanan, obat-obatan, dan dukungan psikososial bagi korban.
Wamendagri menambahkan bahwa proses pemulihan akan dilaksanakan secara bertahap, dengan evaluasi mingguan untuk menilai efektivitas langkah-langkah yang diambil. Pemerintah juga berkomitmen meninjau kebijakan keamanan jangka panjang guna mencegah terulangnya konflik serupa.
Di samping upaya keamanan, fokus juga diberikan pada pemulihan ekonomi lokal. Pemerintah berencana membuka program bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mempercepat proyek pembangunan infrastruktur ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat.
Dengan hadirnya pemerintah pusat secara penuh di lapangan, diharapkan rasa aman kembali terbangun dan proses rekonsiliasi dapat berjalan lancar, sehingga warga Wamena dapat kembali menjalani kehidupan normal.