Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Pusat Operasi Militer (Puspom) TNI menyatakan dukungan penuh kepada Bareskrim Polri dalam upaya menindak tegas kegiatan penyalahgunaan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang peningkatan penindakan terhadap jaringan yang memanfaatkan LPG tanpa izin serta mengalirkan BBM bersubsidi secara tidak sah.
Kolaborasi antara Puspom TNI dan Bareskrim Polri mencakup beberapa langkah strategis, antara lain:
- Peningkatan pemantauan wilayah rawan penyalahgunaan bahan bakar melalui satelit dan intelijen darat.
- Penangkapan pelaku yang terlibat dalam perdagangan LPG curian atau dipasok secara illegal.
- Penggerekan kendaraan dan instalasi yang terindikasi menggunakan BBM bersubsidi tanpa hak.
- Koordinasi lintas lembaga untuk penyidikan dan penyitaan barang bukti.
Penindakan yang lebih kuat diharapkan dapat menurunkan kerugian negara akibat penyalahgunaan BBM bersubsidi, yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah per tahun. Selain itu, langkah ini juga bertujuan melindungi konsumen dari risiko keamanan yang ditimbulkan oleh penggunaan LPG tidak standar.
Puspom TNI menegaskan bahwa setiap aksi penegakan hukum akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan memperhatikan hak asasi manusia dan prinsip proporsionalitas. Upaya bersama ini mencerminkan tekad pemerintah untuk memberantas praktik ilegal di sektor energi sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan nasional.