Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Provinsi Sulawesi Barat mencatat kembali masuknya 550 anak yang sebelumnya tidak bersekolah ke dalam sistem pendidikan formal. Upaya ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang ditujukan untuk menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Langkah-langkah utama yang diambil
- Identifikasi: Tim lapangan melakukan sensus di 12 kecamatan untuk menemukan anak-anak yang belum bersekolah.
- Pendekatan keluarga: Petugas sosial mengunjungi rumah masing‑masing, memberikan konseling, serta menekankan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak.
- Penyediaan fasilitas: Pemerintah menyediakan seragam, buku, dan perlengkapan belajar bagi peserta program.
- Dukungan transportasi: Bagi anak yang tinggal jauh dari sekolah, disediakan layanan transportasi gratis.
- Kerjasama dengan sekolah: Sekolah menyiapkan kelas tambahan dan program remedial untuk membantu anak‑anak yang sudah lama tidak belajar.
Data re‑enrolmen per kecamatan
| Kecamatan | Jumlah Anak |
|---|---|
| Mamuju | 120 |
| Majene | 95 |
| Malunda | 78 |
| Bone | 70 |
| Kepulauan Karossa | 45 |
| Pasangkayu | 42 |
| Luwuk | 40 |
| Total | 550 |
Dengan dukungan dana alokasi khusus daerah dan bantuan dari lembaga non‑pemerintah, diharapkan anak‑anak ini tidak hanya kembali ke bangku sekolah, tetapi juga dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang menengah. Pemerintah provinsi berjanji akan memantau kehadiran dan prestasi belajar secara berkala, serta memperluas program ke daerah‑daerah lain yang masih memiliki angka putus sekolah tinggi.