Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Keputusan mengejutkan Megawati Hangestri Pertiwi untuk mengundurkan diri dari Tim Nasional Voli Putri Indonesia akhirnya terungkap melalui pernyataan resmi federasi dan wawancara pribadi. Langkah ini menimbulkan spekulasi luas di kalangan pecinta bola voli, mengingat peran pentingnya sebagai libero berpengalaman dalam tim.
Megawati, yang telah berkiprah sejak usia remaja dan menjadi andalan tim dalam turnamen regional maupun internasional, dikenal dengan kemampuan bertahannya yang tinggi dan kepemimpinan di lapangan. Sebelum mundur, ia menorehkan lebih dari 100 penampilan internasional dan berkontribusi pada medali perak SEA Games 2023.
Pengunduran diri resmi diumumkan pada pertengahan Mei 2024, tepat setelah sesi latihan intens menjelang Asian Games 2024. Dalam pernyataan singkat, Megawati menyebutkan beberapa faktor yang memengaruhi keputusannya.
- Kondisi fisik dan cedera: Megawati mengalami cedera bahu kronis yang mengganggu servis dan pertahanan. Meskipun telah menjalani rehabilitasi, dokter menyarankan istirahat penuh untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
- Pendidikan dan karier akademik: Ia sedang menyelesaikan program magister Manajemen Olahraga di Universitas Indonesia, yang memerlukan konsentrasi tinggi dan waktu luang lebih banyak.
- Keluarga: Kedekatan dengan keluarga di Surabaya menjadi prioritas setelah ayahnya mengalami masalah kesehatan.
- Strategi tim: Timnas beralih ke skema permainan yang menekankan kecepatan serangan, sehingga pelatih mempertimbangkan rotasi posisi libero baru yang lebih muda.
Reaksi dari berbagai pihak pun beragam. Pelatih kepala tim, Coach Rudi, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi Megawati dan menegaskan bahwa proses transisi akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas pertahanan. Rekan setim, Dini Pratiwi, mengaku merasa kehilangan, namun menghormati keputusan tersebut dan berharap Megawati tetap menjadi mentor di luar lapangan.
Penggemar dan media sosial turut menyuarakan dukungan. Banyak yang menilai keputusan ini sebagai langkah bijak untuk menjaga kesehatan jangka panjang dan mengoptimalkan potensi di bidang non‑kompetisi, seperti pelatihan teknis atau peran administratif dalam federasi.
Ke depan, Megawati belum menutup kemungkinan kembali ke lapangan setelah pemulihan total. Namun, ia lebih menitikberatkan pada peran sebagai duta olahraga, mengembangkan program beasiswa bagi pemain muda, dan berkontribusi pada kebijakan pengembangan voli di tingkat nasional.