Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Harga emas dunia terus menguat dalam beberapa minggu terakhir, dipicu oleh lonjakan permintaan dari pasar internasional. Kementerian Perdagangan mencatat bahwa baik Harga Patokan Ekspor (HPE) maupun Harga Referensi (HR) komoditas emas mengalami peningkatan signifikan.
Faktor utama yang mendorong kenaikan tersebut meliputi:
- Peningkatan pembelian oleh investor institusi sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
- Kenaikan permintaan fisik dari negara‑negara konsumen utama seperti India dan China, khususnya menjelang perayaan tradisional.
- Ketidakpastian geopolitik yang meningkatkan minat pada aset safe‑haven.
- Penurunan nilai dolar AS yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Berikut rangkuman perubahan harga emas dalam tiga bulan terakhir:
| Bulan | Harga Spot (USD/oz) | HPE (USD/oz) | HR (USD/oz) |
|---|---|---|---|
| Januari | 1,800 | 1,790 | 1,795 |
| Februari | 1,850 | 1,840 | 1,845 |
| Maret | 1,910 | 1,900 | 1,905 |
Kenaikan tersebut berdampak pada perekonomian nasional, terutama bagi perusahaan tambang emas dan eksportir. Pemerintah diperkirakan akan meninjau kembali kebijakan pajak ekspor serta mekanisme penetapan HPE untuk memastikan keseimbangan antara pendapatan negara dan daya saing eksportir.
Ke depan, para analis memperkirakan tren kenaikan harga emas dapat berlanjut selama tekanan inflasi tetap tinggi dan volatilitas pasar keuangan terus berlanjut. Namun, faktor-faktor seperti kebijakan moneter global dan perubahan nilai tukar dapat menimbulkan koreksi harga.