Setapak Langkah – 30 April 2026 | Manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih pada Asian Beach Games menjadi landasan penting bagi persiapan menghadapi Seri Dunia Panjat Tebing. Tim Indonesia berhasil mengantongi satu medali emas dan dua medali perak, menegaskan posisi kompetitif negara dalam cabang olahraga ekstrem ini.
Keberhasilan tersebut tidak hanya meningkatkan moral atlet, tetapi juga memberikan data teknis yang dapat dianalisis untuk meningkatkan taktik dan strategi pada kompetisi internasional berikutnya. Menurut Buntoro, pengalaman bertanding di ajang pantai memberikan tantangan unik, seperti perubahan tekstur batu dan kondisi cuaca yang memengaruhi grip serta kestabilan tubuh.
| Medali | Jumlah |
|---|---|
| Emas | 1 |
| Perak | 2 |
Dengan bekal medali tersebut, tim menargetkan peningkatan performa pada Seri Dunia yang dijadwalkan akan berlangsung pada akhir tahun ini. Fokus latihan kini diarahkan pada peningkatan kekuatan otot jari, kecepatan penempatan kaki, serta adaptasi mental menghadapi tekanan kompetisi tingkat dunia.
Para atlet kunci seperti Alif Rachman (emas) dan Siti Nurhaliza (perak) diperkirakan akan menjadi ujung tombak tim. Program pembinaan yang melibatkan pelatih asing dan sesi simulasi lintas arena diharapkan dapat menutup kesenjangan dengan negara‑negara unggulan seperti Jepang dan Korea Selatan.
Secara keseluruhan, hasil Asian Beach Games tidak hanya menjadi catatan prestasi, melainkan juga peta jalan bagi Timnas Panjat Tebing Indonesia dalam mengejar podium di panggung dunia.