Setapak Langkah – 30 April 2026 | Penggunaan perangkat digital oleh anak semakin umum, namun tanpa pendampingan yang tepat, layar dapat menimbulkan dampak negatif pada perkembangan kognitif dan emosional. Dokter spesialis anak dengan latar belakang neurologi anak menekankan pentingnya peran orang tua atau pengasuh dalam mengarahkan aktivitas layar menjadi pengalaman yang konstruktif.
Strategi Pendampingan yang Direkomendasikan
- Tetapkan Batas Waktu – Tentukan durasi harian yang sesuai, misalnya tidak lebih dari satu jam untuk anak usia 2-5 tahun dan dua jam untuk anak usia 6-12 tahun.
- Pilih Konten Edukatif – Prioritaskan aplikasi atau video yang mengembangkan keterampilan bahasa, matematika, atau kreativitas.
- Terlibat Aktif – Orang tua duduk bersama anak, mengamati konten, dan memberikan penjelasan atau pertanyaan yang memicu berpikir kritis.
- Berikan Alternatif Non-Digital – Sediakan kegiatan fisik, membaca buku, atau bermain kreatif sebagai pilihan lain.
- Gunakan Fitur Kontrol – Manfaatkan parental control pada perangkat untuk memfilter konten dan melacak penggunaan.
Contoh Jadwal Harian
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| 07.00-08.00 | Sarapan dan aktivitas fisik ringan |
| 08.00-09.30 | Belajar offline (buku, latihan menulis) |
| 09.30-10.00 | Screen time terkontrol (aplikasi edukasi) |
| 10.00-12.00 | Permainan luar ruangan |
| 12.00-13.00 | Makan siang dan istirahat |
| 13.00-14.30 | Aktivitas kreatif (menggambar, kerajinan) |
| 14.30-15.00 | Screen time (video edukatif) |
| 15.00-18.00 | Kegiatan sosial atau olahraga |
Dengan mengintegrasikan pendekatan di atas, orang tua tidak hanya mengurangi risiko paparan layar yang berlebihan, tetapi juga memaksimalkan manfaat edukatif yang dapat diperoleh anak. Pendampingan yang konsisten membantu anak mengembangkan kebiasaan digital yang sehat sejak dini.