Setapak Langkah – 28 April 2026 | Plt. Walikota Madiun menegaskan bahwa petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus melakukan latihan secara rutin. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan tim dalam menghadapi situasi darurat, baik bencana alam maupun kecelakaan industri.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada media, walikota menambahkan bahwa latihan berkala akan memperkuat koordinasi antar‑unit, memperbaiki prosedur evakuasi, serta meningkatkan kemampuan penggunaan peralatan penanggulangan bencana.
Rangkaian latihan yang direncanakan meliputi beberapa tahapan, antara lain:
- Pemaparan skenario bencana yang realistis, termasuk gempa bumi, banjir, dan kebakaran hutan.
- Simulasi penanggulangan di lapangan dengan melibatkan semua elemen BPBD serta pihak terkait seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dan relawan.
- Evaluasi pasca‑latihan untuk mengidentifikasi kekurangan dan menyusun rencana perbaikan.
Jadwal latihan pertama dijadwalkan pada kuartal berikutnya, dengan frekuensi minimal satu kali setiap tiga bulan. Pemerintah kota juga berkomitmen menyediakan fasilitas, peralatan, dan anggaran yang memadai untuk mendukung pelaksanaan program ini.
Harapan utama dari inisiatif ini adalah menciptakan respons yang cepat, terkoordinasi, dan efektif ketika bencana terjadi, sehingga dapat meminimalkan kerugian materiil dan korban jiwa di wilayah Madiun.