Setapak Langkah – 28 April 2026 | Dalam sebuah sesi tanya jawab, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, ditanyai mengenai tekanan ekonomi yang dirasakan oleh kelas menengah di Indonesia. Ia menanggapi bahwa beban hidup memang meningkat, terutama karena inflasi pangan dan energi yang masih tinggi.
Muhaimin menekankan pentingnya sikap sabar sambil menunggu kebijakan pemerintah yang sedang digalakkan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah telah meluncurkan serangkaian program untuk menstabilkan harga dan meningkatkan daya beli, antara lain:
- Penerapan subsidi listrik bagi rumah tangga berpenghasilan menengah.
- Penguatan program bantuan sosial tunai (Bantuan Langsung Tunai) yang kini mencakup lebih banyak wilayah.
- Peningkatan upah minimum regional (UMR) yang disesuaikan dengan tingkat inflasi.
- Dukungan kredit mikro dengan bunga rendah bagi usaha kecil dan menengah.
- Pengembangan program pelatihan kerja untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
Selain itu, Menteri menambahkan bahwa pemerintah tengah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menekan harga bahan pokok melalui pengadaan strategis dan distribusi yang lebih merata.
Muhaimin mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan memanfaatkan program-program pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan jangka panjang, seperti peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan energi terbarukan, dan investasi infrastruktur, akan memberikan dampak positif bagi kestabilan ekonomi kelas menengah.
Dengan harapan bahwa langkah‑langkah tersebut dapat meredakan tekanan ekonomi, Menteri menutup sesi dengan pesan: “Sabar dulu, bersama kita akan melewati masa sulit ini.”