Setapak Langkah – 28 April 2026 | Pada sore hari, sebuah insiden tabrakan terjadi di Stasiun Bekasi Timur ketika KRL Commuter Line menabrak KA Argo Bromo Anggrek. Kejadian ini menewaskan beberapa penumpang dan melukai puluhan lainnya, memicu evakuasi darurat oleh petugas kereta dan tim medis.
Tim SAR segera menurunkan korban ke lokasi penanganan pertama, sementara petugas kepolisian mengamankan jalur rel. Berdasarkan laporan awal, lebih dari dua puluh penumpang mengalami luka ringan hingga serius, termasuk patah tulang, luka memar, dan cedera kepala.
Korban yang membutuhkan perawatan lanjutan dipindahkan ke tiga rumah sakit utama di kota Bekasi. Daftar rumah sakit tempat mereka dirawat meliputi:
- RSUD Kota Bekasi
- RS Mitra Keluarga Bekasi
- RS Harapan Bunda Bekasi
Setiap rumah sakit menyiapkan ruang gawat darurat khusus dan tim medis berpengalaman untuk menangani cedera traumatis. Sejumlah korban dengan kondisi kritis masih berada di ruang isolasi untuk observasi intensif.
Pemerintah daerah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab tabrakan. Sementara itu, layanan kereta di jalur tersebut sementara dihentikan dan dijadwalkan kembali setelah pemeriksaan keselamatan selesai.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi publik. Upaya pemulihan dan penanganan psikologis bagi korban serta keluarga mereka juga akan difasilitasi oleh dinas sosial setempat.