Setapak Langkah – 28 April 2026 | Basarnas bersama tim gabungan masih melanjutkan proses evakuasi korban akibat tabrakan kereta api Argo Bromo dengan kereta listrik (KRL) yang terjadi di wilayah Bekasi Timur pada pagi hari. Dari total 240 penumpang yang berada di dalam kereta Argo Bromo, seluruhnya berhasil selamat, namun sejumlah penumpang mengalami luka akibat terjepit saat tabrakan.
- Jumlah penumpang Argo Bromo: 240 orang (selamat)
- Korban terjepit: diperkirakan 5 orang, masih dalam proses evakuasi
- Tim penanggulangan: Basarnas, Polri, Dinas Perhubungan, serta petugas kereta api
Tim evakuasi menggunakan alat pemotong besi dan peralatan penyelamat khusus untuk mengangkat gerbong yang terguling. Hingga saat ini, tiga korban terjepit telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan kondisi stabil, sementara dua korban lainnya masih berada dalam proses penyelamatan.
Pihak berwenang telah menutup jalur rel di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah risiko tambahan dan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi teknis jalur serta sinyal. Investigasi awal menunjukkan kemungkinan kesalahan sinyal sebagai penyebab tabrakan, namun penyelidikan lanjutan masih berlangsung.
Petugas Basarnas menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara berbagai lembaga dalam menangani situasi darurat seperti ini. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.