Setapak Langkah – 24 April 2026 | Anggota Nahdlatul Ulama (NU) mengungkapkan harapan kuat agar Musyawarah Besar (Muktamar) ke-35 menghasilkan kepemimpinan yang bersih dari praktik korupsi. Mereka menekankan bahwa integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap keputusan yang diambil.
Pengurus Pusat PBNU menegaskan komitmen untuk menjaga integritas organisasi dan memulihkan kepercayaan publik menjelang pemilihan umum 2026. Beberapa langkah strategis yang direncanakan antara lain:
- Meningkatkan mekanisme pengawasan internal melalui pembentukan unit audit independen.
- Mengimplementasikan sistem transparansi keuangan yang dapat diakses anggota secara terbuka.
- Melakukan pelatihan anti‑korupsi bagi semua kader dan pimpinan daerah.
- Menetapkan sanksi tegas bagi pihak yang terlibat praktik korupsi.
Para warga NU berharap upaya ini tidak hanya meningkatkan citra organisasi, tetapi juga menjadi contoh bagi partai politik dan lembaga lain dalam menegakkan tata kelola bersih. Jika berhasil, PBNU berharap dapat memperkuat peranannya dalam membangun kepercayaan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.