Setapak Langkah – 22 April 2026 | Tim eksplorasi Bulan asal China mengumumkan rencana penelitian tentang kemungkinan pembangunan rumah kaca di permukaan Bulan. Proyek ini bertujuan menguji teknologi pertanian tertutup yang dapat mendukung keberlangsungan hidup manusia di luar Bumi serta menyediakan sumber makanan bagi misi jangka panjang.
Beberapa fokus utama penelitian meliputi:
- Pengembangan struktur rumah kaca yang dapat menahan suhu ekstrem dan radiasi tinggi di lingkungan lunar.
- Uji coba media tanam serta sistem hidroponik yang tidak memerlukan tanah.
- Integrasi sumber energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mendukung operasional berkelanjutan.
- Evaluasi dampak gravitasi satu peren sixth (1/6) bumi terhadap pertumbuhan tanaman.
Tim diperkirakan akan mengirimkan modul percobaan bersama misi pendaratan selanjutnya, yang dijadwalkan pada akhir 2026. Data yang diperoleh akan dianalisis untuk menilai kelayakan skala lebih besar, termasuk kemungkinan pembangunan habitat manusia permanen di Bulan.
Keberhasilan proyek ini tidak hanya akan memperkuat posisi China dalam kompetisi antariksa, tetapi juga membuka peluang kolaborasi internasional dalam bidang pertanian ruang angkasa. Jika berhasil, teknologi rumah kaca lunar dapat diadaptasi untuk kondisi ekstrim di Bumi, seperti daerah gurun atau wilayah dengan iklim tidak bersahabat.
Para ilmuwan memperingatkan tantangan teknis yang signifikan, termasuk penanganan debu lunar yang abrasif, kontrol tekanan internal, serta kebutuhan akan sistem daur ulang air yang efisien. Namun, dengan investasi besar dalam riset dan dukungan kebijakan, China berharap dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem mandiri di luar planet kita.