Setapak Langkah – 21 April 2026 | Angkatan Muda Rakyat Indonesia (AMRI) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama kegiatan tersebut kali ini diarahkan ke wilayah pesisir Cilincing, di mana kebutuhan akan akses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat masih sangat tinggi.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan relawan lokal, AMRI berupaya menyediakan fasilitas belajar yang memadai, mulai dari ruang kelas temporer, perpustakaan mini, hingga pelatihan keterampilan bagi warga setempat.
- Pengadaan buku pelajaran dan modul belajar yang sesuai kurikulum nasional.
- Penyediaan perangkat belajar digital berupa tablet dan akses internet gratis.
- Penyelenggaraan kursus keterampilan seperti menjahit, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan hasil laut.
- Pembentukan kelompok belajar komunitas yang dipandu oleh tenaga pendidik sukarela.
Program ini tidak hanya meningkatkan tingkat literasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pelatihan keterampilan yang relevan dengan kondisi pesisir. Dengan demikian, warga dapat mengembangkan usaha kecil berbasis sumber daya lokal, seperti pengolahan ikan atau kerajinan tangan.
AMRI menargetkan bahwa dalam enam bulan pertama pelaksanaan, minimal 500 anak-anak dan remaja di Cilincing akan mendapatkan akses belajar yang terstruktur, sementara 200 orang dewasa akan mengikuti pelatihan keterampilan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menilai dampak sosial dan ekonomi program.
Keberlanjutan inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah pesisir lain di Indonesia, memperkuat peran generasi muda dalam menciptakan perubahan positif melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.