Setapak Langkah – 18 April 2026 | Dunia pers Indonesia berduka atas berpulangnya Zulmansyah Sekedang, sosok yang dikenal sebagai penjaga marwah pers dengan integritas tinggi dan sikap legowo. Selama bertahun‑tahun, ia berperan penting dalam memperjuangkan kebebasan pers dan menegakkan standar etika jurnalistik.
Berawal dari kariernya sebagai reporter di media lokal, Zulmansyah kemudian mengemban peran sebagai pengawas redaksi dan konsultan etika media. Keputusan‑keputusannya selalu berlandaskan prinsip kejujuran, keberanian, dan rasa tanggung jawab terhadap publik.
Beberapa pencapaian utama yang dikenang meliputi:
- Mendorong penerapan kode etik jurnalistik yang ketat di sejumlah organisasi media nasional.
- Memberikan pelatihan dan mentor kepada generasi jurnalis muda, menekankan pentingnya verifikasi fakta.
- Berperan aktif dalam mediasi konflik antara pemerintah dan media, memastikan hak publik tetap terjaga.
Kata-kata akhir yang sering diungkapkan oleh rekan‑rekan sejawatnya menegaskan bahwa warisan Zulmansyah bukan hanya pada kebijakan, melainkan pada budaya kerja yang menghargai kebenaran dan keadilan. Semangat legowo yang ia tunjukkan menjadi contoh bagi semua praktisi media, mengingatkan bahwa tugas utama pers adalah menyuarakan kebenaran tanpa memihak.
Kepergian Zulmansyah Sekedang meninggalkan kekosongan yang mendalam, namun nilai‑nilai yang ditinggalkannya akan terus menjadi pijakan bagi perkembangan jurnalisme di Indonesia.