Setapak Langkah – 18 April 2026 | Pelatih ganda putra Timnas Indonesia, Hendra Setiawan, menyatakan kesediaannya membuka opsi pertukaran pasangan antara Sabar Karyaman Gutama dan Reza Pahlevi Isfahani menjelang Piala Thomas 2026.
Keputusan tersebut muncul setelah performa kedua pemain di kompetisi internasional terakhir menunjukkan potensi yang belum sepenuhnya optimal bila tetap berpasangan. Hendra menilai bahwa perubahan strategi pasangan dapat meningkatkan sinergi dan daya saing Indonesia di ajang bergengsi tersebut.
Berikut beberapa pertimbangan yang diungkapkan Hendra:
- Memaksimalkan kekuatan serangan depan Sabar yang memiliki smash cepat.
- Memanfaatkan kecepatan kaki dan distribusi raket Reza untuk mengendalikan ritme permainan.
- Menyesuaikan taktik dengan lawan-lawan potensial di fase grup dan knockout.
Jika pertukaran pasangan dilaksanakan, kemungkinan kombinasi baru dapat melibatkan pemain lain seperti Marcus Fernaldi Gideon atau Kevin Sanjaya Sukamuljo, meskipun hal tersebut masih bersifat spekulatif.
Reaksi publik dan media sosial pun beragam. Sebagian mendukung langkah inovatif ini sebagai upaya mengoptimalkan formasi ganda, sementara yang lain mengingatkan pentingnya stabilitas tim menjelang turnamen besar.
Hendra menegaskan bahwa keputusan akhir akan ditentukan setelah serangkaian uji coba dalam latihan internal dan turnamen persiapan. Ia menambahkan bahwa fokus utama tetap pada persiapan mental dan fisik pemain, serta pencarian formasi yang paling cocok untuk menantang tim-tim kuat dari Asia dan Eropa.
Dengan Piala Thomas 2026 yang dijadwalkan akan berlangsung pada akhir 2026, keputusan strategis ini dapat menjadi faktor penentu bagi harapan Indonesia meraih gelar juara kembali.