Setapak Langkah – 16 April 2026 | Forum Lintas Generasi, sebuah wadah yang dikelola oleh akademisi, aktivis, dan tokoh publik lintas usia, baru-baru ini mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan Kementerian Keuskupan Indonesia (KWI). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo serta Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin.
Acara berlangsung di gedung KWI pada hari Selasa, 15 April 2024, dengan tujuan utama membuka dialog mengenai peran gereja dalam dinamika sosial‑politik Indonesia, khususnya terkait isu konstitusi yang dianggap sering disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Kardinal Ignatius menekankan pentingnya menegakkan nilai‑nilai universal konstitusi, termasuk kebebasan beragama, keadilan sosial, dan persatuan bangsa. Ia menyatakan, “Konstitusi bukanlah alat politik semata, melainkan fondasi yang harus dihormati oleh semua elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan politik.”
Sementara itu, Mgr. Bunjamin menambahkan bahwa penyalahgunaan konstitusi dapat menimbulkan polarisasi yang merusak tatanan demokrasi. Ia mengajak semua pihak untuk bersama‑sama menelusuri akar masalah dan mencari solusi yang berlandaskan pada nilai moral dan etika.
Forum Lintas Generasi menyampaikan beberapa poin utama yang dirasa perlu mendapat perhatian khusus:
- Penggunaan pasal‑pasal konstitusi sebagai alat retorika politik tanpa dasar hukum yang jelas.
- Pengaruh kelompok kepentingan dalam proses legislasi yang dapat merugikan kepentingan publik luas.
- Kebutuhan akan edukasi konstitusi yang menyeluruh bagi generasi muda.
Dalam sesi tanya‑jawab, para peserta menyoroti kasus-kasus terkini di mana kebijakan publik dipertanyakan keabsahannya, seperti revisi undang‑undang tertentu yang dinilai menguntungkan kelompok bisnis tertentu. Kedua tokoh KWI menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjadi suara moral dalam ruang publik, sekaligus mengajak lembaga‑lembaga negara untuk menegakkan supremasi hukum.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga integritas konstitusi serta mendorong dialog konstruktif antar generasi. Dengan melibatkan akademisi, aktivis, dan pemuka agama, Forum Lintas Generasi berupaya menciptakan ruang kritis yang mampu menyalakan kembali semangat kebangsaan yang inklusif.