Setapak Langkah – 13 April 2026 | Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan potensi baru bagi sektor pariwisata di kawasan Puncak setelah melakukan penelusuran jejak sejarah kolonial yang masih tersisa di wilayah tersebut.
Selama kunjungan ke beberapa lokasi peninggalan Belanda, seperti bekas perkebunan teh, rumah kolonial, dan pos‑pos militer, sang bupati menilai bahwa situs‑situs tersebut memiliki nilai edukatif tinggi dan dapat dijadikan destinasi wisata tematik yang menambah daya tarik Puncak selain keindahan alamnya.
- Bekas Kebun Teh Bogor – menawarkan tur edukasi tentang teknik pertanian masa kolonial.
- Rumah Gubernur Puncak – dengan arsitektur bergaya Eropa yang terawat, cocok dijadikan museum mini.
- Pos Militer Belanda – menyimpan cerita strategi pertahanan pada era awal abad ke‑20.
Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan komunitas lokal untuk merancang paket wisata yang menggabungkan narasi sejarah, pelestarian bangunan, serta pengalaman interaktif bagi pengunjung.
Rencana aksi meliputi penyusunan jalur wisata berkelanjutan, pelatihan pemandu wisata sejarah, serta penyediaan material edukatif dalam bentuk papan informasi dan aplikasi digital. Dengan langkah tersebut, diharapkan kunjungan wisatawan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menumbuhkan rasa kebanggaan dan kesadaran akan warisan budaya Puncak.