Setapak Langkah – 13 April 2026 | Universitas Jember (Unej) bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) menyatakan kesiapan mereka untuk mengawal pelaksanaan kebijakan satu peta di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat integrasi data spasial, meningkatkan akurasi peta, serta mendukung perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.
Kebijakan satu peta menekankan pentingnya penyediaan data geospasial yang konsisten, terstandardisasi, dan dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan. Dalam rangka mewujudkannya, Unej dan BIG merencanakan serangkaian kegiatan, antara lain:
- Pemetaan lapangan menggunakan teknologi drone dan sensor LIDAR untuk menghasilkan data elevasi dan tutupan lahan yang detail.
- Pelatihan bagi mahasiswa, dosen, dan staf BIG tentang standar metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan perangkat lunak GIS terbaru.
- Pengumpulan data sosial‑ekonomi dari masyarakat setempat untuk melengkapi informasi spasial.
- Penyusunan basis data satu peta yang terintegrasi dan dapat diakses melalui portal resmi BIG.
Unej, melalui Fakultas Teknik Geodesi dan Geomatika, menyediakan tenaga ahli, peralatan laboratorium, serta jaringan mahasiswa yang terlibat aktif dalam proses survei dan analisis. Sementara BIG berperan sebagai otoritas nasional yang menyiapkan regulasi, standar teknis, dan platform distribusi data.
Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses perizinan pembangunan, meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana alam, serta membuka peluang investasi dengan menyediakan informasi geografis yang transparan dan akurat.
Penanggung jawab proyek, Dr. Ir. Budi Santoso dari Unej, menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi dan lembaga pemerintah untuk memastikan data peta yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Tapal Kuda.