Setapak Langkah – 07 April 2026 | Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI, Syahrul Aidi Maazat, menekankan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah rapat kerja yang membahas strategi keamanan pangan di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim.
Secara historis, TNI telah terlibat dalam program pembangunan pertanian, penanggulangan bencana, dan distribusi logistik di daerah terpencil. Namun, seiring dengan meningkatnya tantangan seperti fluktuasi harga pangan, gangguan rantai pasok, dan cuaca ekstrem, kebutuhan akan kolaborasi yang lebih terstruktur antara TNI dan warga semakin mendesak.
Syahrul Aidi Maazat menambahkan, “TNI memiliki kapasitas logistis, teknologi, dan jaringan yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penyediaan bahan pangan, khususnya di wilayah yang rawan kekurangan. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan rasa saling percaya antara institusi pertahanan dan masyarakat.”
Beberapa langkah konkret yang diusulkan meliputi:
- Pembentukan unit khusus TNI yang fokus pada dukungan pertanian, termasuk penyuluhan teknik budidaya modern.
- Penggunaan sarana transportasi militer untuk distribusi hasil panen ke daerah yang sulit dijangkau, terutama pada musim panen dan pasca-bencana.
- Pelatihan bersama antara petani dan personel TNI dalam manajemen gudang, pengolahan pangan, dan mitigasi risiko bencana.
- Penerapan sistem informasi terpadu yang menghubungkan data produksi pertanian dengan kapasitas logistik TNI.
- Pembentukan forum koordinasi rutin antara Kementerian Pertanian, TNI, dan perwakilan rakyat untuk mengevaluasi efektivitas program.
Implementasi sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dengan cara:
- Meningkatkan efisiensi distribusi pangan, sehingga mengurangi waktu dan biaya pengiriman.
- Menurunkan tingkat kerawanan pangan di daerah terpencil dan rawan bencana.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas pertanian.
- Menumbuhkan rasa kebangsaan dan solidaritas antara warga sipil dan institusi pertahanan.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi fondasi kuat dalam mengatasi tantangan pangan masa depan, sekaligus memperkuat stabilitas nasional.