Setapak Langkah – 06 April 2026 | Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan ke lokasi proyek menara pemancar Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng pada pekan ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya penyelesaian tahap kedua pembangunan menara tepat pada waktunya.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan gubernur selama kunjungan:
- Target penyelesaian: Tahap II harus selesai paling lambat akhir tahun 2026, selaras dengan rencana pemerintah provinsi untuk memperkuat infrastruktur digital.
- Pengawasan ketat: Tim monitoring proyek akan melakukan inspeksi rutin untuk memastikan standar kualitas dan keamanan terpenuhi.
- Koordinasi lintas sektor: Pemerintah provinsi, kontraktor, dan penyedia layanan telekomunikasi diminta berkolaborasi secara intensif guna mengatasi hambatan teknis dan logistik.
- Manfaat bagi masyarakat: Diharapkan sinyal seluler di kawasan Buleleng, termasuk daerah terpencil, menjadi lebih stabil, mempercepat akses informasi, pendidikan, serta layanan kesehatan jarak jauh.
Koster juga menegaskan bahwa keterlambatan dalam penyelesaian proyek dapat menimbulkan kerugian ekonomi dan menghambat upaya digitalisasi yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan memprioritaskan alokasi sumber daya, mempercepat proses perizinan, serta memastikan pasokan material tidak terhambat.
Proyek Turyapada Tower merupakan bagian dari program infrastruktur telekomunikasi nasional yang didukung oleh pemerintah pusat dan sejumlah operator seluler. Penyelesaian tahap II akan menambah ketinggian menara serta memperluas jangkauan antena, sehingga kapasitas jaringan dapat menampung peningkatan trafik data yang diprediksi akan terus naik seiring dengan pertumbuhan pengguna internet di Bali.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah provinsi dan pelaksanaan yang terkoordinasi, Koster optimis bahwa menara Turyapada Tower akan selesai tepat waktu, memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Buleleng dan seluruh Pulau Bali.