Setapak Langkah – 05 April 2026 | Pada hari Minggu, jenazah dua prajurit TNI yang gugur dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon resmi dimakamkan di tanah air. Upacara pemakaman dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, dengan kehadiran keluarga, pejabat militer, serta perwakilan Kementerian Pertahanan.
Komandan Resor Militer 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, menyampaikan rasa hormat dan penghargaan kepada almarhum serta menegaskan komitmen Indonesia terhadap misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia menambahkan bahwa pengorbanan para prajurit menjadi cerminan dedikasi bangsa dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Berikut rangkaian acara yang dilaksanakan:
- 08.00 WIB – Kedatangan keluarga almarhum di TMP Kalibata.
- 09.00 WIB – Upacara penghormatan militer dengan melontar bunga dan pembacaan doa.
- 09.30 WIB – Penyampaian sambutan oleh Brigjen Yuniar Dwi Hantono.
- 10.00 WIB – Pemakaman jenazah secara resmi.
Kedua prajurit yang tewas adalah Prajurit Kecakapan Tinggi (PKT) 1st Infantry Battalion (1/I) dan Prajurit Kecakapan Tinggi (PKT) 2nd Infantry Battalion (2/I). Keduanya gugur pada bulan September 2023 setelah terkena serangan roket di wilayah perbatasan selatan Lebanon, saat melaksanakan patroli bersama pasukan UNIFIL.
Insiden tersebut merupakan korban ke-6 TNI dalam operasi UNIFIL sejak 2022, menambah beban emosional bagi institusi militer. Kementerian Pertahanan menegaskan akan terus meningkatkan protokol keamanan dan memberikan dukungan penuh bagi keluarga yang ditinggalkan.
Upacara pemakaman ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi bangsa Indonesia dalam menghargai jasa para pahlawan yang mengabdi di luar negeri, serta menegaskan tekad negara untuk tetap berperan aktif dalam operasi perdamaian internasional.