Setapak Langkah – 05 April 2026 | Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, seorang perwira teladan yang dikenal luas di lingkungan satuan. Mayor Zulmi meninggal dunia pada 3 April 2026 di Cimahi setelah mengalami kecelakaan kendaraan militer yang menimpa rombongan latihan.
Karier militer Mayor Zulmi dimulai pada tahun 2012 setelah lulus dari Akademi Militer. Selama lebih dari satu dekade, ia menempati sejumlah jabatan penting, antara lain:
- Pembina Satuan Pengamanan di Batalyon 7/2
- Kepala Seksi Operasi Khusus Kopassus
- Instruktur utama dalam pelatihan taktis tingkat lanjutan
Rekan-rekannya menggambarkan beliau sebagai sosok yang disiplin, berintegritas, dan selalu menempatkan kepentingan satuan di atas kepentingan pribadi. Kepemimpinannya dianggap mampu memotivasi prajurit muda untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur.
Pernyataan resmi Kopassus menegaskan bahwa mayor Zulmi akan selalu dikenang sebagai contoh integritas dan dedikasi. Upacara pemakaman dijadwalkan pada 5 April 2026 dan akan dihadiri oleh pejabat tinggi TNI, keluarga almarhum, serta rekan-rekan sesama prajurit.
Kejadian ini menambah daftar duka yang dialami TNI dalam beberapa bulan terakhir, mengingat beberapa kecelakaan serupa yang menimpa anggota militer. Pemerintah berjanji akan mengevaluasi prosedur keselamatan operasional guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.